MAESTRO  REALTY

 
Jual Beli Sewa Property
Telp : 021-739 739 6       Fax : 021-724 881 3
Email : info@maestrorealty.com
HOME           ABOUT US           CONTACT US          FAQ
       

PROPERTY

   ARTIKEL

ADVERTISER

 
 Rumah / Residential
 Kavling / Tanah
 Apartment
 Sewa / For Rent
 Ruko / Building
 Office Space
 Industri
 Lain - Lain
 
 Properti Dicari
 

TOPICS

 Tips Jual / Beli Properti
 Program Kami
 Profil
 
 Artikel
 

NEWS

 Sekilas Info
 
 

OTHERS

 Simulasi Kredit
 
 

Real Estate @2004

The Trusted Website 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

                                   Cita-cita menjadi..........properti agent ?

   LOWONGAN KARIR

Apakah Anda Orang yang Dinamis & Ingin Berpenghasilan tinggi?

Bergabunglah bersama kami

sebagai Marketing Associate

Maestro Realty

KPR BANK PERMATA
Beli Properti sekarang lebih mudah melalui KPR Bank Permata dengan bunga kompetitif

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Siapa yang mempunyai cita-cita menjadi seorang properti agent?  Atau pernah sedetik berpikir kalau suatu hari dirinya akan bekerja dibidang ini.  Sepertinya semuanya hanya sekedar mencoba dan ingin tahu ketika pertama kali memutuskan untuk bergabung dengan kantor agen properti.  Pastinya hampir setiap   orang sedikit ragu untuk pertama kalinya ketika belum benar-benar tahu persis bagaimana pekerjaan seorang agen apalagi kita semua tahu kalau dulu profesi ini disebut calo rumah atau makelar tanah yang mana mungkin ada stigma 'negatif' untuk sebutan ini. Kalau kita mengasosiasikan calo atau makelar maka dalam pikiran kita akan  muncul antara lain; orang yg tidak profesional, tukang catut, dll.

 

Saya bertanya kepada diri sendiri apa yang memotivasi saya menjadi seorang agen properti; sepertinya hanya sekedar ingin tahu (ingin coba-coba).  Mencoba pekerjaan yang baru tanpa mengerti mengenai bagaimana saya bisa menjual dan selanjutnya ya seperti orang yang sedang mencari  jati diri. Lebih dari itu sepertinya tidak ada.  Awalnya sedikit sulit tapi setelah 'pecah telor' istilah  untuk jualan pertama kali, saya mulai menyukai profesi ini.  Banyak orang mengatakan seorang agen properti itu harus pintar bicara, ternyata itu tidak benar.  Kebenaran  yang ada yaitu seorang agen properti itu harus pintar berkomunikasi dan bukan pintar  bicara.

 

Pintar bicara itu mungkin suatu bawaan atau bakat tapi pintar berkomunikasi itu bukan suatu bakat bawaan tapi suatu hasil nyata dari proses pembelajaran diri.  Semua orang bisa kalau mau belajar.  Mungkin ada beberapa prinsip-prinsip dasar yang dapat saya bagi kepada orang lain yang mau mencobanya.

 

Pertama, kita harus merubah diri kita menjadi orang yang baru dengan melepaskan segala atribut lama atau paradigma lama.  Konkritnya, kita mulai membuka diri kita terhadap perubahan yang datang.  Menjadi manusia baru yang berpikiran optimis dan penuh percaya diri.  Yakinkan diri kita kalau profesi ini sangat 'mulia' dan kita akan memetik hasil yang tidak terbatas.  'Sky is the limit' itulah iklan yang saya jawab ketika melihat iklan lowongan di Kompas beberapa tahun yang lalu. Ternyata seperti itulah  penghasilan dalam profesi ini yang unlimited seperti langit yang tidak terbatas. Percaya atau tidak............., profesi ini memberikan kebebasan kepada kita untuk  menentukan sendiri berapa yang ingin kita hasilkan dalam setahunnya.

 

Kedua, fokuslah pada pekerjaan ini.  Jangan jadikan profesi ini sebagai kerja sampingan.  Umumnya ini tidak akan berhasil.  Sering saya menemukan kawan-kawan agen yang mengerjakan profesi ini sambil lalu saja dan hasilnya memang tidak optimum seperti kawan lain yang bekerja full-time dalam bidang ini.  Percayalah kalau kita terus tekun mencoba pasti kita akan berhasil dan menjadi sukses dan bukan hanya sekedar menjadi penonton yang hanya melihat orang lainnya jualan.  Cintailah pekerjaan ini maka segalanya akan menjadi mudah.   Ingat! Ada 2 profesi dalam hidup ini; Pembeli dan Penjual !   'Kalau kita tidak menjual berarti kita menjadi pembeli"

 

Ketiga, Mempunyai sikap mental profesional.  Professionalisme dibentuk tidak dalam  sekejap tapi dipupuk setiap harinya melalui jam terbang kita dalam bekerja.  Cara lama harus kita tinggalkan untuk mendapatkan hasil yang baru. Cara baru yaitu sikap dalam melayani.  Melayani tidak akan sempurna kalau tidak dilandasi sikap mental profesionalime yang baik.  Semua cara bersikap itu dapat kita pelajari dan kita terapkan setiap harinya.   Contoh konkritnya yaitu 'tepat waktu', 'tepat janji' dan mengatakan hal benar kepada client.  Be prepare dengan data yang akurat dan tepat.  Mencari informasi dilingkungan sekitar properti yang kita pasarkan akan membuat kita lebih siap dalam menjual. Dan yang tidak kalah penting unsur lain dalam sikap mental profesional yaitu sikap mental pantang menyerah.

 

Mulailah jika kita sudah yakin kita bisa menjadi seperti yang tertulis diatas. Jangan biarkan keraguan menghalangi kita untuk sukses.

 

 

 Oleh: Benny Benjamin

Copyright ©2004, Maestro Realty, All Rights Reserved,  Webmaster