IZIN  DEP. PERDAGANGAN RI NOMOR :

04/SIU-P4/PDN.2/10/2009

 

MAESTRO  REALTY

 
Jual Beli Sewa Property
Telp : 021-739 739 6       Fax : 021-724 881 3
Email : info@maestrorealty.com
HOME           ABOUT US           CONTACT US          FAQ
       

PROPERTY

   ARTIKEL  

ADVERTISER

 
 Rumah / Residential
 Kavling / Tanah
 Apartment
 Sewa / For Rent
 Ruko / Building
 Office Space
 Industri
 Lain - Lain
 
 Properti Dicari
 

TOPICS

 Tips Jual / Beli Properti
 Program Kami
 Profil
 
 Artikel
 

NEWS

 Sekilas Info
 
 

OTHERS

 Simulasi Kredit
 
 

Real Estate @2004

The Trusted Website 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

  Pembeli adalah Raja.......Lalu penjual itu siapa?     

 

  Sering orang mengatakan hal itu.  Ada benarnya kalau kita harus memperlakukan   

  seorang pembeli layaknya bak seorang raja.  Tapi bagaimana kalau kita sebagai

  seorang mediator atau perantara yang berada ditengah-tengah pembeli dan penjual. 

  Apakah pada saat itu kita memberikan perlakuan istimewa saja kepada pembeli dan

  tidak kepada penjual? Padahal kita tahu pembeli itu jarang yang loyal dan dapat 

  keluar/masuk kapan saja. Dan kita sebagai mediator lebih sering berhubungan dengan

  penjual untuk jangka waktu yang panjang sampai properti mereka terjual.  Diposisi

  mana kita harus berada jika terjadi argumentasi atau selisih paham diantara pembeli 

  dan penjual.  Timbullah dilema pada kondisi ini dimana kita harus menentukan posisi

  kita ditengah-tengah perbedaan.

 

  Pada dasarnya kepentingan pembeli itu 180 derajat bertolak belakang dengan

  penjual.  Pembeli akan berusaha mendapatkan harga semurah-murahnya dengan cara

  melihat properti tsb dari sudut pandang yang sekiranya akan menguntungkan dalam

  bernegosiasi.  Sebaliknya penjual akan menyampaikan sudut pandang tersendiri untuk

  mengangkat nilai propertinya.  Contohnya pembeli akan mengatakan rumah ini harus

  mengeluarkan biaya renovasi yang tidak sedikit padahal sebenarnya hanya

  memerlukan pengecatan saja dan perbaikan sedikit dibekas plafon yang bekas bocor.

  Dan penjual juga dapat mengatakan kalau rumah ini ia bangun sendiri dan 

  memastikan  kalau konstruksinya sangat kokoh,...sampai paku saja bengkok kalau

  dipakukan ditembok.  Nah... dalam kondisi perbedaan persepsi atau sudut pandang

  inilah peran dari mediator diperlukan.  Sering kita harus menahan diri untuk tidak

  bercerita kepada penjual untuk ucapan miring pembeli tentang properti yang

  dilihatnya, juga sebaliknya komentar negatif yang terucap oleh penjual.  Kita

  meredam dan menyaring atau tepatnya sedikit menyunting kalimat-kalimat yang tidak

  konstruktif dari dan kepada kedua belah pihak.  Karena kita menyadari sebenarnya

  pembeli mempunyai tujuan kepentingan untuk membeli dan penjual berkepentingan

  untuk menjual.  Jadi jangan biarkan emosi yang bicara tapi tujuan kepentingan 

  tersebut diataslah yang kita utamakan.

 

  Prinsipnya kita menghindari saja argumentasi dengan kedua belah pihak dan tidak 

  mengeluarkan statement atau sudut pandang kita yang memihak salah seorang dari

  keduanya.  Yang kita dapat lakukan adalah tetap berada pada 'garis tengah' yang

  akan menuntun keduanya kearah tujuan awal yaitu mengarahkan pembeli itu untuk

  mengajukan penawaran yang reasonable dan juga me-reasonable-kan penjual untuk

  mematok nett price atau harga matinya.  Jadi kita tetap objective dan melayani

  keduanya dengan baik tanpa harus terbawa dalam 'permainan' yang dilakonkan oleh

  kedua belah pihak yang bersebrangan.  Ibarat kita ini adalah wasit yang memimpin

  pertandingan tinju....Kita tidak ikut bertinju tapi mengarahkan kedua 'petinju' pada

  aturan main yang benar sampai bell berbunyi.  Jika kita sukses menjembatani

  perbedaan ini dan berhasil menutup penjualan maka kitalah pemenang sebenarnya. 

 

  Akhir kata.....tujuan utama kita dalam memediasikan dua belah pihak adalah 

  mencari   solusi yang ujung-ujungnya juga adalah kepentingan kita yang

  tersamarkan atau tidak diargumentasikan yaitu CLOSING.  Untuk semua itu bagi

  saya pembeli dan penjual adalah sama sama raja......

 

  Oleh: Benny Benjamin

 

    

   LOWONGAN KARIR

Apakah Anda Orang yang Dinamis & Ingin Berpenghasilan tinggi?

Bergabunglah bersama kami

sebagai Marketing Associate Maestro Realty

KPR BANK PERMATA
Beli Properti sekarang lebih mudah melalui KPR Bank Permata dengan bunga kompetitif

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Copyright ©2004, Maestro Realty, All Rights Reserved,  Webmaster